Volt dan Valentine Kunjungi Surabaya

0
1166

Komik Indonesia khususnya komik bertema superhero pernah mengalami masa kejayaannya. Tentunya kita semua sudah tidak asing lagi mendengar nama Gundala, sebagai salah satu superhero ikonik yang asli buatan Indonesia. Namun sayangnya perkembangan komik Indonesia tidak semakin besar, tapi justru cahayanya semakin redup. Melihat kondisi komik Indonesia yang tidak lagi menjadi tuan di negerinya sendiri itulah yang menginspirasi Marcelino Lefrandt, Aswin MC Siregar, dan Sarjono Sutrisno mendirikan Skylar Comics sekitar tiga tahun yang lalu. Tujuan utamanya adalah, agar komik nasional kembali bangkit dan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Selain itu juga agar generasi-generasi muda Indonesia memiliki idola baru, superhero asli Indonesia. Dibawah naungan Skylar Comics, terciptalah tokoh superhero pertama bernama Volt. Jika kamu membaca komiknya, latar belakang cerita Volt sangat kental sekali dengan kebudayaan Indonesia.

Kemarin, 26 Oktober 2015. Terimakasih untuk sahabat saya, Stephen Sajogo, TouchOn Magazine mendapat kesempatan untuk bisa datang di Press Conference dari Skylar Comics dalam rangka mempromosikan film layar lebar Valentine.

Volt-02

Menyambung informasi diatas, Volt adalah superhero Indonesia pertama yang dilahirkan oleh Skylar Comics. Nama Volt sendiri saat ini sudah tidak asing lagi ditelinga para pecinta komik dan superhero di Indonesia. Karakter Volt diciptakan oleh Aswin MC Siregar bersama Marcelino Lefrandt sebagai penggagas ceritanya. Selain Volt, Skylar Comis juga melahirkan karakter yang lain yaitu, Valentine. Menariknya, meski komik Volt rilis terlebih dahulu dibanding komik Valentine, namun justru Valentine-lah yang mendapat kesempatan pertama untuk diadaptasi ke layar lebar. Valentine The Movie sendiri akan membuka jalan untuk film layar lebar Volt yang saat ini tengah dikembangkan, selain itu Aswin mengatakan bahwa Valentine The Movie dibuat terlebih dahulu untuk membangun universe dari Skylar Comics. Bagi kamu yang penasaran seperti apa filmnya, berikut trailer dari Valentine The Movie:

Digarap dengan sangat serius, proses pembuatan Valentine The Movie memakan waktu hampir empat bulan, dan sekarang proses syutingnya telah selesai dilakukan. Berbeda dengan latar belakang karakter superhero pada umumnya, Valentine yang diperankan oleh artis pendatang baru, Estelle Linden, punya latar belakang cerita yang cukup unik, memiliki nama asli Sri Maya, karakter ini sangat jago dalam beladiri tapi tidak memiliki kekuatan super. “Awalnya Sri Maya bercita-cita ingin menjadi seorang artis ibukota, namun ia justru terjun sebagai seorang pembasmi kejahatan…,” ucap Aswin ditengah-tengah Press Conference. Valentine The Movie sendiri dijadwalkan akan rilis tahun depan, dan diharapkan mampu bersaing dengan sederet film-film superhero dari Hollywood yang juga akan rilis di 2016.

Volt-03

Beralih ke Volt, Aswin mengatakan bahwa film layar lebar Volt saat ini tengah dikembangkan, dan mereka sangat berhati-hati dan mengaku tidak terburu-buru dalam mengerjakan film ini. Dikatakan bahwa mereka ingin membuat film Volt ini bisa tampil dengan sempurna. Sedikit bocoran, tokoh antagonis yang akan muncul di film Valentine, nantinya juga akan muncul di film Volt.

Lebih lanjut, pemeran Volt di film layar lebar tidak lain tidak bukan adalah Marcelino Lefrandt, film ini sendiri juga akan dibintangi oleh sederet nama-nama top lainnya seperti Surya Saputra, Tio Pakusadewo, Dennis Adhiswara, dan Agus Kuncoro.

Awalnya Marcelino mengaku bahwa dia menolak untuk memerankan karakter ini. Namun karena tidak menemukan aktor lain yang tepat untuk memerankan karakter tersebut, ditambah lagi dukungan yang besar dari para penggemar serta keputusan dari Anggy Umbara selaku sutradara film ini, Marcelino pun tidak bisa lagi menolak.

Volt-04
Stephen Sajogo (CEO Sayogo Enterprises), Marcelino Lefrandt (VP Skylar Comics) dan Aswin MC Siregar (VP Skylar Comics – “Valentine The Movie” Produser), memamerkan prototype helm Volt untuk film layar lebarnya nanti.

Seperti yang bisa kamu lihat diatas, Stephen Sajogo, Marcelino Lefrandt dan Aswin MC Siregar memamerkan prototype dari helm Volt. Untuk informasi, kostum Volt nantinya buka hanya sekedar kostum namun juga akan digabungkan dengan CGI. Menariknya, yang studio mengerjakan CGI-nya nanti adalah dari Indonesia, dan pernah terlibat dalam pembuatan CGI film-film besar Hollywood seperti Harry Potter, Superman Return, King Kong, Life of Pi dan film Hulk besutan sutradara Ang Lee.

Akhir kata, semoga film layar lebar Volt bisa segera terealisasikan. Dengan keseriusan orang-orang dibalik layarnya, Volt akan menjadi titik balik bangkitnya komik nasional dan perfilman Indonesia, khususnya film bertema superhero.

PRESS RELEASE

Skylar Hadirkan Valentine dan Volt di Surabaya

Skylar Pictures dan Skylar Comics, pencipta karakter Valentine dan Volt, menemui penggemar Superhero Indonesia di beberapa kota besar di Indonesia.

Sayogo Enterprises sebagai ‘Associate Company for East Java’ dari Skylar mengadakan Press Conference bertempat di Graha Sayogo Building Surabaya, pada hari Senin 26 Oktober 2015.

Acara ini dihadiri: Marcelino Lefrandt (VP Skylar Comics), Aswin MC Siregar (VP Skylar Comics – “Valentine The Movie” Produser), dan Stephen Sajogo (CEO Sayogo Enterprise – Associate Company for East Java of Skylar Comics).

Di Press Conference ini Skylar secara eksklusif akan menampilkan teaser dan poster resmi Valentine yang baru saja di launching. Tidak ketinggalan Volt juga akan diikutsertakan guna melengkapi Valentine pada saat roadshow.

Valentine telah hadir dalam acara Baros International Animation Festival (BIAF) yang diselenggarakan di Cimahi, Jawa Barat pada 7-10 Oktober 2015. BIAF merupakan ajang unjuk kebolehan karya-karya animasi terbaik di Indonesia. Acara yang diusung oleh Kementerian Perdagangan (Kamendag) akan mengangkat tema “One Motion for Million Frame.” Penyelenggaraan BIAF 2015 merupakan perhelatan tahun ketiga yang diikuti oleh puluhan partisipan yang terdiri dari studio animasi Indonesia, perguruan tinggi, serta studio games dan komik Indonesia. Tidak hanya booth, Valentine juga akan mengisi panggung utama BIAF pada tanggal 10 Oktober lalu.

Di Surabaya, pecinta Superhero menemui Skylar di acara Surabaya Toys, Games and Comics Exp (STGC) yang dilaksanakan pada 23-25 Oktober 2015 lalu di Convention Hall, Galaxy Mall Surabaya. Sesuai namanya STGC diperuntukan bagi mereka penyuka seputar mainan, games dan komik untuk segala umur. Kehadiran Valentine dan Volt menjadi istimewa karena saat ini merupakan salah satu proyek film Superhero yang diadopsi dari komik. Komik Valentine sendiri sudah memasuki edisi ke tiga, sedangkan Volt sudah memasuki edisi ke sembilan.

Pada roadshow tersebut, hadir tim kreatif yang digawangi oleh Aswin MC Siregar. Baik BIAF maupun STGC bisa menjadi meeting point bagi pecinta film Superhero lokal untuk berdiskusi langsung dengan pihak-pihak yang berada di depan dan belakang layar film Valentine. Gimmick-gimmick seru juga akan meramaikan booth seperti penjualan komik beserta tanda tangan creator hingga selfi.

“Banyak perkembangan seru yang terjadi dari Valentine yang akan kami sampaikan dalam diskusi di panggung utama saat acara berlangsung”, terang Aswin yang juga bertindak sebagai Produser. Film Valentine merupakan film fiksi bergenre laga yang menampilkan sosok Superhero generasi baru Indonesia di tengah gempuran pahlawan-pahlawan fiksi Hollywood yang diciptakan oleh Marvel dan DC Comics. Valentine akan tayang tahun 2016 dengan mengambil momen penting dirilisnya film-film Superhero import sejak 2015 ini.

Pecinta Superhero dan penonton film lokal diharapkan dapat lebih mengenal Valentine dan Volt lebih jauh lagi. Dengan meningkatnya apresiasi pada film lokal akan menjadikan karakter Superhero lokal mudah di terima oleh penonton film tanah air.

“Jayalah komik nasional, dan maju terus industri perfilman Indonesia.”