20 Fakta Menarik di Balik Finding Dory

0
720

Film produksi Disney- Pixar selalu menjadi film wajib yang harus ditonton. Tidak hanya untuk mereka penggemar film atau yang suka dengan film animasi, tapi juga untuk keluarga. Karena banyak nilai-nilai positif yang bisa diambil.

Sementara filmnya masih tayang di bioskop, saya akan mengulas tentang 20 fakta menarik dibalik Finding Dory, yang menarik untuk kita simak.

Ini bukan kali pertama Pixar membuat film animasi, studio sudah sangat berpengalaman dalam menghasilkan film-film animasi yang tidak hanya bagus di cerita, tapi juga dalam kualitas gambarnya. Meski begitu, bukan hal yang mudah setiap kali mereka membuat film animasi baru. Tak terkecuali, Finding Dory!

Seperti apa perjuangan orang-orang dibalik layar, untuk membuat Finding Dory menjadi tontonan yang layak untuk ditonton? Berikut ulasannya:

20-Fakta-Menarik-di-Balik-Finding-Dory-02
Membuat karakter Hank, jauh lebih sulit dari yang orang bayangkan.

1. Hank si gurita, adalah animasi gurita pertama yang pernah dibuat Pixar. Ini adalah hasil dari kolaborasi antara seni dan animasi, studio bekerja keras untuk membuat tentakel-tentakelnya dengan tepat. Diperlukan waktu sekitar satu tahun, untuk membuat Hank yang layak untuk ditunjukkan kepada sutradara.

2. Perlu waktu selama enam bulan untuk menyelesaikan adegan Hank. (Spoiler: tank scene).

3. Hank merupakan animasi tersulit yang pernah dikerjakan studio.

4. Karena mereka menaruh mulut Hank dibawah wajahnya (hampir tak terlihat), para animator kemudian menggunakan mata dan alis Hank untuk menampilkan ekspresinya.

20-Fakta-Menarik-di-Balik-Finding-Dory-03
Stanton mengembangkan ide tentang Finding Dory sudah sejak lama.

5. Beberapa kru, termasuk sutradara, mengunjungi Monterey Bay Aquarium di California untuk belajar dan mencari inspirasi untuk membuat rumah baru Dory.

6. Ide membuat Finding Dory muncul ketika sang sutradara, Stanton, menonton Finding Nemopertama kali di tahun 2010. Ketika dia melihat film tersebut, dia tidak tahu bahwa Dory bisa menemukan kembali Nemo dan Marlin setelah tersesat. Saat itulah dia mendapat cerita lain untuk diceritakan.

7. Stanton selalu tahu latar belakang Dory, dan melihatnya sebagai karakter yang tragis.

8. Bagian yang paling sulit dalam film ini adalah menjadikan Dory sebagai karakter utama, dan menemukan cara untuk dia bisa mengingat, sementara dia bermasalah dengan ingatan jangka pendeknya.

9. Selama proses pembuatan naskah Finding Dory, penulis bekerja keras untuk memastikan Dory dapat menunjukkan beberapa sifat bijak, agar karakter tersebut tidak terlihat terlalu konyol.

10. Adegan yang paling mustahil dalam Finding Dory adalah cerita tentang Hank dan Dory. Karakter Hank diciptakan untuk membawa Dory keluar/melarikan diri dari Marine Life Institute.

20-Fakta-Menarik-di-Balik-Finding-Dory-04
Bukan lagi Marlin atau Nemo, kali ini Dory adalah bintang utamanya.

11. Stanton menginginkan film ini mampu mengangkat kelemahan yang dimiliki Dory menjadi kekuatannya.

12. Sineas film ini memastikan bahwa penonton akan terfokus pada karakter Dory sepanjang film, dan ikut merasakan petualangan seperti yang Dory rasakan. Sebagai contoh, adegan saat Dory jatuh ke dalam sebuah tangki. Sudut pandang yang dipakai pun dari dalam tangki, bukan dari jarak jauh. Untuk membawa pononton seolah masuk ke dalam tangki dan ikut merasakan apa yang dirasakan Dory.

13. Kehadiran manusia dalam film ini ditekan sesedikit mungkin agar cerita tetap terfokus kepada Dory. Langkah tersebut dilakukan dengan membuat mereka tampil silhouettes atau dengan teknik yang lain.

14. Adegan dimana Dory ditempatkan pertama kali di Marine Life Institute, diperlukan 146 kali pengambilan gambar, 13 bulan, dan 18 seniman dan animator untuk menyelesaikannya.

15. Proses pembuatan storyboard dari film Finding Dory, berlangsung selama kurang lebih tiga setengah tahun.

16. Kunci perbedaan antara Finding Nemo dan Finding Dory adalah tentang permasalahan yang dihadapi karakter utamanya. Keduanya memiliki masalah yang datang baik dari luar maupun dari dalam diri sendiri, tetapi permasalahan dalam diri Dory lebih personal, karena dia harus menghadapi masalah terkait ingatan jangka pendeknya.

17. Film ini mengambil setting waktu setahun setelah Finding Nemo.

18. Stanton menginginkan saat penonton melihat film ini, seolah mereka sedang mendengar/melihat cerita tentang seseorang yang mereka kenal baik.

19. Fokus utama film ini adalah hubungan ibu dan anak yang terjadi antara Dory dengan ibunya.

20. Film ini memiliki banyak karakter perempuan dibanding Finding Nemo. Alasannya? Penulis naskahnya banyak yang wanita.

Sumber: Pop Sugar